Illuminati

Rahsia Illuminati (Part 4)

Freemason dan Illuminati adalah cabang-cabang pertubuhan Dajal Laknatullah.Telah diterangkan sebelum ini bahawa strategi Dajal adalah dengan memperbanyakkan pertubuhannya di sana-sini,satu untuk mengekalkan ia (survive) dan yang kedua untuk mengelirukan orang ramai.Tiada bezanya di antara dua pertubuhan ini, keduanya menganut agama menyembah Iblis dan Syaitan, mengamalkan sihir dan memuja-muja mistik sesat (antaranya percaya kepada kuasa angka dan bentuk geometri).

Menurut sejarah Illuminati moden, William Petty, Earl dari Shelburneyang ke-2, dan Baron Adolf von Knigge, adalah orang-orang yang berhasil menghubungkan organisasi “Illuminati” dengan gerakan “Freemasonry” pada Kongres di Whilhelmsbad pada tahun 1782.

Pengikut Adam Weishaupt yang kebanyakan adalah penganut Kabbalah, kemudian secara teratur melakukan penyusupan ke dalam “Freemasonry” yang pada waktu itu dipimpin Friederich yang Agung dari Prusia, termasuk Duc d’Orleans. Untuk kepentingan tersebut Adam Weishaupt mahukan dukungan dari orang-orang kaya Yahudi. Sejak terjadinya penyusupan itu sulit sekali membezakan antara “Illuminati” dengan “Freemasonry”. Bahkan logo “Illuminati” (piramid dengan mata Lucifer di puncaknya), kemudian digunakan sebagai logo “Freemasonry” di samping logo berbentuk “sesiku dengan sebuah jangkasudut”.

Ketika ‘Illuminati’ dibubarkan pada bulan Ogos 1784 (akibat peristiwa terbongkarnya kerja-kerja Adam Weishaupt oleh Kerajaan Bavaria ketika itu), mereka dipindahkan markasnya dari Ingolstadt ke Frankfurt, yang berada dl hawah kontrol keluarga Rothschilds.Tidak lama sesudah itu “wang mengalir dengan deras ke lodge-lodge di Frankfurt, dimana dari sana dirumuskan sebuah perancangan yang didukung dengan pembiayaan yang kuat untuk mewujudkan revolusi dunia.” Sejak itu pula gerakan Freemasonry dikuasai oleh penganut Kabbalah dari Illuminati.

Penyusupan ini berhasil mencetuskan Revolusi Perancis dengan dukungan “illuminatus” Perancis. Kemudian dari Jerman dan Perancis gerakan Freemasonry yang sudah dikuasai oleh golongan Kabbalah menugaskan beberapa orang revolusioner muda Yahudi untuk menulis ‘Manifesto Komunis’. Freemasonry yang baru ini kemudian membentuk Liga Tokoh-tokoh Keadilan, yang di kemudian hari diganti namanya olehKarl Marx, yang juga seorang Yahudi, dengan nama Liga Komunis. Kelompok ini merupakan kekuatan yang berdiri di belakang Revolusi Bolshevik, yang tidak lain sekadar tirai untuK menutupi rancangan mereka. Dengan kenyataan ini, “Illuminati” setelah ditinggalkan Adam Weishaupt, telah menjelma penuh menjadi “Freemasonry Moden”

Robertson, seorang peneliti sejarah ‘Illuminati’ lainnya menjelaskan tentang “perancangan besar”, yang menurut pendapatnya berhasil menyatukan elit Barat dan anggota Freemasonry dari Rusia. Konspirasi ini pula menurul Robertson sebagai latarbelakang terjadinya tindakan drastik di Moscow pada tahun 1991 oleh ketua KGB,Mikhail Gorbachev,seorang anggota dan tokoh Freemason Rusia.

Jangan terkejut siapa saja yang menjadi anggota Illuminati-Freemasonry dewasa ini, yang bertujuan melanjutkan cita-cita para pengikut Kabbalah, yaitu membangun suatu “Tata Dunia Baru” (Novus Ordo Seclorum), cita-cita yang telah berusia 4000 tahun, sebagaimana dikumandangkan oleh presiden Bill Clinton tatkala memasuki Millenium Ketiga. Untuk tahun 2000 mereka ialah

  • Allaire, Paul Arthur – (Xerox Corp)
  • Allison, Graham Tillery, Jr. – (Center for National Policy)
  • Andreas, Dwayne Orville – (Archer Denis Midland Co)
  • Bartley, Robert Leroy – (Wall Street Journal)
  • Bergsen, C. Fred – (US Institute for International Development)
  • Bowie, Robert R. – (Overseas Development Council, Brookings Institute)
  • Brademas, John – (Texaco)
  • Brzezinski, Zbigniew – (Center for Strategic and Int’l Studies)
  • Clinton, Bill – (bekas Presiden A.S.)
  • Cooper, Richard N. – (Professor di Harvard University)
  • Corrigan, E. Gerald ) – (Eksekutif Goldman Sachs)
  • Davis, Lynn E. – (menteri muda luar-negeri A.S.)
  • Friedman, Stephen James – (Co-chairman Goldman Sachs)
  • Friedman, Thomas L. – (Kolumnis Sk. The New York Times)
  • Hesburgh, Theodore Martin – (Rektor University of Notre Dame)
  • Foley, Thomas Stephen – (anggota US House of Representative)
  • Gregen, David R. – (pembantu khas presiden Clinton)
  • Graham, Katharine – (Pimpinan Sk. Washington Post)
  • Greenberg, Maurice R. – (Wakil Ketua the US Federal Reserve)
  • Hewitt, William Alexander – (Duta-besar AS di Jamaika)
  • Holbroke, Richard C. – (Duta-besar keliling A.S.)
  • Jordan, Vernon Eulion – (Brookings Institute)
  • Kissinger, Henry Alfred – (bekas Menteri Luar-negeri A.S.)
  • Lord, Winston – (Asisten Menteri Luar-negeri A.S.)
  • McCracken, Paul Winston – (Professor di University of Michigan)
  • McNamara, Robert Strange – (Presiden Bank Dunia)
  • Mondale, Walter Fritz – (Duta-besar A.S.)
  • Nye, Joseph S. – (ketua National Intelligence Council)
  • Ridgway, Rozanne L. – (co-chairman Atlantic Council)
  • Robinson, Charles W. – (Overseas Development Council, Brookings Institute)
  • Rockefeller, David – (Chase Manhattan, Exxon Oil)
  • Scowcroft, Brent – (bekas pembantu presiden di National Security Council)
  • Sonnenfeldt, Helmut – (Brookings Institute, Carnegie Endowment)
  • Whitehead, John C. – (ketua Brookings Institute)
  • ZoelIick, Robert B. – (Federal National Morgan Associates)

Sebagai anggota Illuminati-Freemasonry, dimana orang-orang itu 90% mengetahui dan terlibat dalam gerakan membangun “Tata Dunia Baru”, mereka juga menjadi anggota dari pertubuhan Bilderberg, Council Of Foreign Relations (CFR), ‘American-Israel Research for Administrative Policies’ (AIRAP), dan Trilateral Comission,iaitu cabang-cabang pertubuhan Dajal seterusnya yang mempunyai pelbagai peranan tertentu.

“Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, lalu kamu menjadi sama (dengan mereka). (An-Nisa’: 89).

“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.” (Al-Baqarah: 120).

Advertisements

Rahsia Illuminati (Part 3)

Adam Weishaupt lahir pada 6 Februari 1748 di Ingolstadt, Bavaria, Jerman. Ketika ia masih bayi orang tuanya yang pada awalnya memeluk agama Yahudi Ortodoks beralih memeluk agama Kristian Katolik. Tidak seperti kanak-kanak beragama Yahudi Ortodoks yang bersekolah di ‘yeshiva’ (madrasah Yahudi), Adam kecil disekolahkan oleh orang tuanya ke sekolah rendah Katolik, dan kemudian ke hochschule (sekolah menengah umum) yang dikelola oleh Aliran Jesuit.

Sebagai warga Bavaria, Adam mempelajari bahasa Czech dan Itali, dan di sekolah dengan cepat ia menguasai bahasa Latin dan Yunani, dan dengan bantuan ayahnya, menguasai bahasa Ibrani. Dengan kecerdasannya yang tajam dan penguasaannya pada pelbagai bahasa, para pendeta Jesuit pengasuhnya berharap dia akan menjadi seorang missionaris yang sangat cocok untuk bekerja di seberang lautan, terutama di AmerikaLatin, atau di Asia. Tetapi Adam Weishaupt memberontak terhadap disiplin yang berlaku di lingkungan Aliran Jesuit. Ia melawan tekanan mereka dan merasa lebih baik menjadi profesor di bidang hukum gereja di Universiti Ingolstadt.

Sekitar tahun 1768 Adam Weishaupt mulai “membangun sebuah perpustakaan yang besar dengan maksud untuk membentuk suatu akademi ilmu pengetahuan dan sebagai tempat berhimpunnya para cendekiawan”. Dia mempelajari hampir setiap manuskrip kuno Kabbalahdan buku pegangan apa pun yang ada kaitannya dengan ajaran tersebut. Adam Weishaupt sejak itu mulai tertarik pada okultisme, dan berasa asyik bukan hanya oleh ajarannya tetapi sampai kepada lambang Kabbalah, yaitu sebuah piramid besar dengan sebiji mata yang menyala.

Pada tahun 1771 Adam Weishaupt memutuskan untuk membentuk sebuah masyarakat rahsia, sesuai misi ‘Ordo Kabbalah Putih’ kuno, yang bertujuan untuk “mengubah” arah peradaban umat manusia. Untuk merancang impiannya Adam Weishaupt memerlukan waktu 5 tahun, sambil menghimpun keterangan dari berbagai sumber okultisme yang ditemukannya. Untuk aliran rahsia yang didirikannya diberinya nama, “Perfectibilisen”, yang diambilnya dari kaum Cathar, cabang agama Kabbalah yang berkembang di Eropah selama 400 tahun. Gerakan kaum Cathar, yang disebut juga sebagai “kaum yang sempurna”, dihancurkan oleh Paus Innocentius III di medan pertempuran Lambang Gerakan Illuminati Albigensia pada awal abad ke-13. Adam Weishaupt membangun alirannya dalam bentuk struktur sebuah Piramid, sesuai hierarki organisasi Kabbalah.Menurut Albert G. Mackey:

“Weishupt yang berpandangan kosmopolitan yang mengetahui yang mengetahui ajaran tahyul para pastor yang sewenang-wenangnya di bidang hukum telah mendirikan gerakan pembangkang di universiti.Iniadalah awal gerakan Illuminati atau yang dinamakan ‘Pencerahan’.

Dia yang meninggalkan ajaran Katolik telah mendirikan jaringan kospirasi baru yang disebut Konspirasi Lucifer dan Gereja Syaitan (The Synagogue of Satan).Menurut pemahamannya, syaitan bukanlah makhluk yang hina,melainkan kekuatan yang melambangkan kejujuran,keberanian dan kebebasan.Syaitan sebagai nakhluk telah mendapatkan pengampunan Tuhan dan sebagai bukti penebusannya,syaitan ingin menyelamatkan manusia.Ajaran ini ditanamkan kepada para anggota Illuminati bahawa fahaman Satanism merupakan bentuk evolusi kemanusiaan,lambang kebebasan manusia, dan mencakup jaringan denyut dunia secara global.

 

Selama lima tahun dia menyusun buku yang berjudul The Novus Ordo Seclorum (yang akhirnya menjadi motto Illuminati,dicetak di wang kertas satu dollar US) yang berisi konsep-konsep,doktrin,serta teori tentang pemerintahan global.Buku tersebut selesai pada 1 Mei 1776.Sebagai penghormatan terhadap dirinya,tarikh 1 Mei dijadikan perayaaan Komunis diselutuh dunia (Komunisme adalah cabang fahaman ciptaan Freemason dan Illuminati).Para anggotanya harus bersumpah taat kepada para atasan, yang dibahagi ke dalam tiga kelas utama : pertama, adalah novice, minerval, dan illuminati junior. Pada kelas kedua, terdiri dari knight, sedang kelas yang ketiga, atau kelas rahsia, terdiri dari dua tingkat, pendeta dan regent, serta ‘magus’ dan raja, atau ‘Illuminatus Rex. Kaum Illuminati diharuskan senantiasa tutup mulut. Setiap anggota diwajibkan menyerahkan janji tertulis tidak akan mengungkapkan apa pun tentang organisasi rahasia ini kepada siapa pun; bersumpah tidak kenal siapa atasannya, dan asal usul dari organisasinya, tetapi ia yakin bahwa aliran ini telah ada jauh di masa silam. Anggotanya lebih lanjut bersumpah, “untuk tutup-mulut, serta taat dan setia selama-lamanya; setiap bulan ia wajib mengirimkan suatu laporan kepada atasannya yang tidak dikenalnya”.

Adam Weishaupt merasa masyarakat hanya akan mampu “diselamatkan” dengan rombakan besar-besaran. Dalam kata lain, ia adalah utopist (pengimpi) pertama yang berpikir dalam skala global, dan mengimpikan saat ketika kelompoknya akan mampu mewujudkan ‘Novus Ordo Seclorum’ (Tata Dunia Baru). Aliran “Illuminati” dari Adam Weishaupt mempunyai lima tujuan akhir mengikuti sumpah kaum Kabbalis kuno,

  1. menumbangkan kerajaan-kerajaan
  2. menghapuskan pemilikan peribadi dan warisan
  3. menghilangkan kecintaan kepada tanah air
  4. meniadakan kehidupan keluarga dan lembaga perkawinan, dan pembentukan pendidikan yang bersifat umum bagi anak-anak
  5. menghapuskan semua agama yang ada.

Dengan menghimpunkan orang-orang “yang terbaik dan paling cerdas” di Eropah, sebahagian besarnya adalah para cendekiawan Yahudi, Adam Weishaupt yakin sekali aliran yang didirikannya akan mampu mencapai tujuannya. Setiap anggota diaspirasikan untuk menjadi penguasa. “Kami”, katanya, “merasa memiliki persyaratan yang diinginkan untuk menjadi penguasa”. Tentu saja pernyataan itu menjadi godaan yang menarik baik bagi orang yang baik maupun yang jahat.

Aliran itu berkembang dengan cepat. Ia juga mendorong para pengikutnya tidak mundur dalam menjalankan kekerasan atau tindakan jenayah dalam mencapai tujuan-tujuan “Illuminati”, dengan menulis, “Dosa hanyalah bila hal itu menimbulkan penderitaan, tetapi bila keuntungan yang diperoleh lebih besar daripada mudaratnya, maka hal itu menjadi suatu kebajikan”. Urusan penganbilan ahli baru berlangsung dalam tempoh cepat. Adam Weishaupt menghimpun banyak pembantunya yang cekap untuk perjuangannya. Antara lain Baron Xavier von Zwack, yang melakukan lobi untuk memperluas jaringan aliran itu ,di Jerman dan 1nggeris, juga dengan bantuan William Petty, Earl dari Shelburne yang ke-2, dan Baron Adolf von Knigge, yang berhasil menghubungkan organisasi “Illuminati” dengan gerakan “Freemasonry” pada Kongres di Whilhelmsbad pada tahun 1782.

Sesungguhnya Adam Weishupt telah berjaya menjadikan pertubuhannya sebagai trend bagi orang-orang yang bijak pandai,pemimpin dan ahli korporat sebagai satu ‘kelab’ baru yang berprestij bagi kaum elit.Bukanlah bermakna semuanya menyertai Illuminati atas sebab Kabbalah dan mistik sesat,tetapi mereka akan diracun perlahan-lahan,disihir secara halus dan diperangkap tanpa disedari.Dan akhirnya mereka akan menerima segala doktrin yang disuap dan arahan-arahan Dajal Laknatullah melalui hamba suruhannya Adam Weishupt akan dicerna satu-persatu tanpa banyak membantah.Sesiapa yang membantah akan mengakibatkan kesan yang amat buruk dan adakalanya berakhir dengan kematian.

Rahsia Illuminati (Part 2)

Sebelum berdirinya Illuminati moden yang diasaskan oleh Adam Weishaupt, sebenarnya Illuminati telah lama wujud tetapi dalam bentuk lebih rahsia dan bersifat kultus. Hanya apabila Adam Weishaupt mengasaskan Illuminati moden hingga membawa kepada nama Bavarian Illuminati, maka pertubuhan rahsia ini seakan-akan telah menjalani proses ‘rebranded’ (penjenamaan semula) dan imej serta strateginya tersusun dan lebih mantap. Illuminati kuno adalah salah satu kelompok dalam kumpulan pemujaan syaitan Pagan-Kabbalah, di mana mereka memuja Iblis yang disifatkan mereka sebagai ‘Pemegang Cahaya’. Iblis bagi mereka adalah malaikat yang dilupakan manusia, kadang-kadang disebut sebagai ‘The Fallen Angel’. Nama lain bagi ‘Pemegang Cahaya’ ini adalah Lucifer iaitu nama yang diambil dari Bible dalam bahasa latin. Lucifer ini membawa kepada makna ‘Morning Star’ iaitu bintang yang bercahaya terang pada waktu pagi, merujuk kepada ketika Iblis dihalau keluar dari syurga, dia telah jatuh ke bumi sebagai ‘The Fallen Angel’ dan kelihatan seolah-olah bintang terang yang bercahaya jatuh dari langit. Organisasi rahsia Yahudi tertua yang sekarang dikenal adalah gerakan kepercayaan Kabbalah, sebagaimana yang telah dibincangkan sebelum ini, mengenai amalan sihir dan penyembahan berhala mereka secara ringkas, yang ternyata setelah ditelusuri telah berusia paling tidak 4000 tahun. Aliran Kabbalah yang pertama terbentuk kira-kira selama era pembuangan suku-suku Bani Israel ke Babilon di bawah nama “Aliran Persaudaraan” pada era dinasti Ur ke-3. Kaum Kabalis itu menyusup dan merebut kekuasaan, dan berhasil. Amalan “Aliran Persaudaraan” yang didasarkan pada ajaran Kabbalah itu tetap hidup dan dijalankan sampai ke hari ini. Selama perjalanan sejarah tercatat ada tiga aliran Kabbalah, Aliran Hijau, Aliran Kuning, dan Aliran Putih. Yang paling menarik dari ketiga-tiga aliran itu adalah Aliran Putih, yang nampaknya hampir tidak diketahui oleh para pengkaji. Kelangsungan Aliran Putih itu dicapai karena gerakannya yang sangat rahsia. Kalau aliran lainnya lebih menekankan pada ajaran penyembahan Lucifer/Iblis, maka Aliran Putih ini berjalan lebih jauh sebagai suatu organisasi yang menekankan misi politik, di samping mengembangkan ajaran Kabbalah. Mereka merumuskan bahwa misi Kabbalah adalah untuk menentukan masa depan peradaban umat manusia dengan tujuan membentuk “Pemerintahan Satu Dunia” (E Pluribus Unum) di bawah kepemimpinan kaum Yahudi. Merekalah yang dikatakan mencipta istilah Yunani, ‘politik‘ (sebagaimana pengertiannya sampai kini), theosophy,philosophy (termasuk menghasilkan para ahli falsafah besar seperti Plato, Socrates, dsb.), sistem pemerintahan, ketenteraan, pendidikan, (menyelewengkan) agama, pemisahan, hierarki, dan ilusi tentang adanya bangsa unggul Aryan yang di kemudian hari digunakan oleh Hitler serta apartheid oleh bangsa kulit putih tertentu di dunia. Dengan kata lain, mereka merupakan peletak dasar peradaban Barat sekarang ini. Adalah kenyataan, peradaban Barat masa kini didasarkan pada prinsip-prinsip yang berdasarkan peradaban Judeo-Greco. Sejak permulaannya Aliran Putih Kabbalah memandang sangat penting untuk memelihara garis-darah Yahudi yang “tidak-tercemar”. Untuk dapat masuk Aliran Persaudaraan Putih seorang Yahudi harus memiliki darjah master’s degree pada semua disiplin ilmu yang dipandang berkaitan dengan ajaran Kabbalah, dan banyak dari disiplin ilmu itu berada di luar kemampuan orang biasa. Hanya orang Yahudi dari garis keturunan yang lurus yang diizinkan masuk menjadi anggota. Dalam amalan bererti seseorang harus melalui pendidikan selama tidak kurang dari 40 tahun. Prinsip itu tetap dilaksanakan oleh organisasi warisan Kabbalah, Illuminati. Oleh karena itu bagi keluarga Yahudi penting untuk mempunyai anak banyak – kalau seorang anak gagal – yang lain diharapkan akan dapat lulus dari pilihan yang ketat itu. Aliran Putih adalah peletak dasar konsep yang kini dikenal dengan nama “Tata Dunia Baru” (Novus Ordo Seclorum) dan “Pemerintahan Satu Dunia” (E Pluribus Unum). Illuminati bagi golongan Eropah-Kristian Nama “Illuminati” berasal dari nama yang diberikan oleh para rahib Gereja Nicene Awal kepada mereka yang berserah diri untuk dibaptis menjadi Kristian. Mereka disebut “illuminati”, yang artinya “mereka yang menerima cahaya” atau “pencerahan“, dengan anggapan mereka telah menerima petunjuk tatkala dibaptis ke dalam iman Katolik; mereka telah menerima kurnia “cahaya” dalam ertikata “pencerahan nurani”. Sebuah aliran mistik gereja Katolik dengan nama “Illuminati” pada awal abad ke-16 berhasil disusupi oleh anasir Kabbalah yang ketika itu dalam pemburuan oleh Gereja di era Inquisition Sepanyol. Aliran Katolik yang talah diresapi fahaman Kabbalah ini kemudian muncul di Perancis dengan nama ‘Guerinets’ antara tempoh 1623 hingga 1635. Di Sepanyol dan Itali pada abad ke-15 dan ke-16, aliran ini muncul dengan nama lain, “Alumbrado”, yang diertikan bahwa seseorang telah mampu melakukan interaksi langsung dengan Roh Kudus, sehingga mereka (orang-orang Kabbalis itu) tidak lagi perlu melakukan upacara gereja Katolik. Namun kepercayaan ini oleh Gereja Katolik dianggap sebagai bid’ah, dan mereka tetap menjadi sasaran perburuan Mahkamamah Inquisition. Selama kurang lebih seabad lamanya gerak-geri kaum ‘Illuminati’ Yahudi tidak terdengar. Mereka bergerak di bawah tanah. Tetapi pada tahun 117I nama “Illuminati” muncul kembali, pada sebuah organisasi yang didirikan Adam Weishaupt di Ingolstadt, Bavaria. Siapa sebenarnya Adam Weishaupt? Kita sama-sama lihat dalam artikel yang akan datang

Rahsia illuminati (Part 1)

Illuminati (dari perkataan ‘illuminate’ bermaksud menerangi) adalah sebuah organisasi sulit terhasil dari gabungan pertubuhan kaum pagan khasnya Kabbalah-Yahudi dan kaum Kristian yang murtad dari agama mereka. Illuminati pada asalnya adalah berasaskan pengetahuan rahsia yang kononnya dicapai oleh kaum pagan sejak turun temurun yang lebih kepada dunia sihir, ramalan astrologi dan mistik sesat. Pengetahuan ini akhirnya diminati pula oleh kaum Kristian yang mula tidak percaya dengan agama mereka akibat kelemahan-kelemahan yang terdapat di dalamnya termasuk kecelaruan konsep Triniti dan kesahihan Bible yang bercampur aduk dengan tulisan paderi.

Menurut sejarah moden Illuminati, pertubuhan ini telah ditubuhkan oleh Adam Weishaupt (mati pada tahun 1830M) pada tahun 1776M. Dia yang merupakan salah seorang anggota Freemasonry telah keluar dari Kristian dan menubuhkan pertubuhan ini. Sebelum itu, dia telah dikunjungi oleh tokoh-tokoh Yahudi Jerman untuk menarik dirinya ke dalam sarang Freemason dan mistik Kabbalah. Dia yang juga adalah seorang profesor Teologi di Universiti Ingolstadt, Jerman telah menganut fahaman Ateisme.

illmuniti - all seeing eyes

Perkataan Illuminati dinisbatkan kepada salah satu daripada kumpulan mazhab Yahudi iaitu kumpulan Illuminati yang dianggotai golongan bijaksana (hukama) Yahudi. Dalam bahasa Arab pula perkataan Illuminati bermaksud al-Nuraniyyin. Ini berasal dari salah satu nama Iblis yang dinisbatkan kepada ‘bintang pagi’ yang bercahaya terang atau dengan nama panggilannya ialah Lucifer. Oleh itu, perkataan ini diambil dari maksud Lucifer itu sendiri iaitu ‘Pemegang Cahaya’. Pertubuhan ini dibiayai oleh Rothschid yang merupakan gedung kewangan Yahudi.

Adam Weishupt percaya bahawa dunia ini patut berubah mengikut kehendak Iblis dan dia juga percaya keamanan dan kestabilan berserta hidup gembira adalah mengikut sistem Iblis. Untuk mencapai matlamat ini, dia telah membuat helah dengan mengatakan dunia ini patut dipimpin oleh orang-orang yang berwibawa sahaja dan dia telah berjaya menarik lebih kurang dua ribu orang untuk menjadi pelaksana kepada agenda yang telah dirancang olehnya dengan mendapat sokongan anggota Freemasonry peringkat tertinggi. Pengikut-pengikut ini memang mempunyai berkemahiran tinggi dalam semua aspek kehidupan dunia telah membina markas-markas sulit di seluruh dunia yang diberi nama sebagai ‘Lodges of The Grand Orient’ untuk melaksanakan agenda Dajal Laknatullah yang merekrutnya.

Tujuan asas Illuminati ialah menguasai dunia dan isinya. Dengan itu mereka dapat melaksanakan apa jua kehendak mereka sendiri. Namun begitu mereka bukanlah yang sebenar-benarnya memegang kuasa di Illuminati ini. Terdapat The Hidden Hand” yang memantau mereka. Dia adalah Dajal Laknatullah Al-Muntazhor, manusia berwatak syaitan yang dilengahkan ajalnya.

Ikuti kupasan selanjutnya dalam siri yang akan datang.